Tampilkan postingan dengan label Bigman Sirait. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bigman Sirait. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Oktober 2014

Momen Inspirasi



Indahnya Keberagaman

Indahnya keberagaman, warna warni ada di sana. Terasa sangat indah bagaikan nada-nada di antara tuts piano. Masing-masing saling mengisi dan melengkapi harmoni dari sebuah lagu.

Nada-nada itu berlari lincah. Tak pernah bergelut dan berebut untuk mengambil tempat semaunya. Semua rela ditempatkan di mana saja. Bukankah manusia adalah pencipta nada, harmoni dalam sebuah lagu? Mengapa tidak mencipta bukan hanya nada untuk lagu tetapi hidup kita? Hidup bersama, hidup di mana saja, kapan saja sehingga ketika kita duduk, perbedaan kita menjadi nada indah. Keberagaman kita menjadi kekayaan yang tak pernah punah.

Alangkah manisnya kalau saja semua kita memainkan nada-nada indah dan merelakan diri untuk saling melengkapi tanpa pernah jumawa merebut kursi. Tetapi berkata, kau di sana, aku di sini. Bukan untuk terpisah, tapi saling melengkapi. Bangunlah kehidupan, maka tinggilah nilai-nilai yang kita miliki. (Bigman Sirait)

Jumat, 13 Juni 2014

Momen Inspirasi



Perang Ide

Perang selalu memberikan rasa ketakutan karena dapat memakan banyak korban. Tetapi perang ide, tahukah Anda, itu terjadi dalam suasana damai. Tampak tak  ada yang berperang, tahu-tahu ada yang merasa kalah dan terjajah. 

Cobalah pikirkan, bagaimana orang beragama kebingungan, lalu ingin membangun kembali dalam pelajaran yang benar dan bermutu. Mendadak tak ada yang tahu, pikiran angkatan muda telah berubah. Semua terkejut, padahal telah terjadi proses. Hanya pemimpinlah yang tak bijak karena tak mampu menangkap perang ide itu. 

Perang ide bisa datang dari film, seni budaya, dst yang bisa mengubah orang lain dan terjajah tanpa pernah merasa dijajah. Itu persoalannya. Pikiran menjadi medan pertempuran yang sangat luar biasa. Ide diberikan, pikiran menganalisa. Anda menerima dan kemudian berubah, dari benar jadi salah. Anda kalah. Perang ide tak akan berhenti, karena itu cermatlah berpikir dan memilih supaya Anda tak jadi korban. (Bigman Sirait)