Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

Cerita Inspiratif



Hidup Seperti Pohon Pisang


Pohon pisang adalah salah satu jenis tanaman tropis yang mudah ditanam di mana saja.
Pohon pisang punya banyak manfaat.
Pelepahnya bisa di jadikan bahan kerajinan seperti tas, keranjang, dan peredam suara (dalam bentuk anyaman tertentu).

Daunnya biasa digunakan sebagai pembungkus aneka makanan.
Jantung pisang bermanfaat dalam program diet dan mencegah diabetes.
Buahnya mempunyai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otak, melancarkan peredaran darah, mengurangi stress, dan masih banyak yang lainya.

Batang pohon pisang jika ditebas melintang berapa kalipun, ia tidak akan mati sebelum berbuah. Dari bagian tengah batangnya ia akan tumbuh lagi menjadi tunas.
Seperti itulah harusnya kita dalam menjalani hidup.
Berapa kali pun masalah datang seakan ingin menebas habis hidupmu tak akan menyerah untuk bangun dan tumbuh lagi hingga menghasilkan buah.
Pohon pisang bila berbuah hanya sekali
Meskipun hanya berbuah sekali, tapi buah yang dihasilkan pohon pisang berjumlah puluhan yang hampir sama rata rasa dan ukuranya.
Begitu pula dengan hidup. Jangan berhenti berusaha sebelum menghasilkan karya. Walaupun hanya sekali, tapi setidaknya bisa dinikmati oleh orang banyak atau orang-orang di sekeliling kita.
Setelah berbuah, pohon pisang itu akan mati.
Tetapi sebelum mati dia sudah menyiapkan banyak tunas di sekelilingnya yang siap menggantikannya.

Pohon pisang menghasilkan tunas-tunas pohon-pohon pisang yang lain..
Hidup ini berarti apabila kita juga bisa menjadikan orang lain berarti..

"Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.." (Filipi 1:22)


Jumat, 23 Mei 2014

Cerita Inspiratif



Jalan Pintas

Seorang profesor di suatu universitas akan memberikan ujian akhir kepada para mahasiswanya. Ia mengajukan suatu tawaran istimewa kepada mereka.
Ia berkata, “Siapa yang mau mendapat nilai C otomatis dalam ujian ini, angkat tangan dan kamu tidak perlu mengikuti ujian. Saya akan langsung memberikanmu nilai C.”
Satu tangan terangkat. Kemudian yang lainnya, hingga setengah dari para mahasiswa tersebut telah memilih untuk tidak mengikuti ujian itu. Mereka akan menerima nilai C secara otomatis dan Mereka pun pulang dengan gembira.
Profesor itu kemudian membagikan lembaran ujian kepada mahasiswa yang masih tinggal di kelas itu. Ia meletakkan lembaran-lembaran tersebut di meja dan meminta mereka tidak membaliknya sebelum diperintahkan.
Ia memberi selamat kepada para mahasiswa tersebut, karena mereka tidak mau menerima nilai rata-rata dan bahwa mereka bersedia melakukan hal-hal yang luar biasa dalam hidup mereka.
Kemudian profesor itu memerintahkan mahasiswanya untuk memulai ujian mereka. Para mahasiswa kaget ketika menemukan bahwa lembaran ujian mereka hanya tertulis kalimat singkat: “Selamat. Anda baru saja mendapatkan nilai A.”

Moral Cerita:

1. Terlalu sering kita mengambil jalan pintas yang mudah dan menerima keadaan biasa-biasa saja saat seharusnya kita bisa membangun potensi diri kita.

2. Sering kali kita berpikir bahwa nilai C tidak begitu buruk dan cukup pantas untuk kita peroleh. Hidup biasa-biasa saja, tanpa mengeluarkan potensi maksimal dalam hidup kita, merupakan suatu penghinaan bagi TUHAN atas karya-NYA yang luar biasa dalam diri kita.

3. Lakukanlah yang terbaik untuk apapun yang sedang menjadi tanggung jawabmu saat ini! Sebab Tuhan telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa perjuangan kita tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.